Home / TURBINE VENTILATOR / HARGA TURBINE VENTILATOR CYCLONE TERBARU 2017

HARGA TURBINE VENTILATOR CYCLONE TERBARU 2017

 

Apa itu, Cyclone Turbine Ventilator Otomatis ?

Cyclone Turbine Ventilator Otomatis
adalah alat sejenis exhaust fan atau roof fan, dimana fungsi alat
tersebut adalah menghisap udara panas, debu, dan juga berfungsi sebagai
alat ventilasi / sirkulasi udara. Cyclone Turbine Ventilator Otomatis
tidak memakai tenaga listrik, bebas perawatan, dan dapat bekerja selama
24 jam sehingga jauh lebih efisien dibandingkan dengan exhaust fan dan
roof fan.
 
Mengapa Cyclone Turbine Ventilator Otomatis diperlukan ?
  • Telah terbukti mampu mengatasi masalah udara panas, pengap, dan kotor dari dalam ruangan serta mengurangi kelembaban
  • Bebas biaya listrik (operational fee)
  • Bebas biaya perawatan (maintenance free)
  • Kuat dan ringan
  • Tidak berkarat dan tidak berisik
  • Membuat ruangan kerja lebih nyaman (sirkulasi udara normal / layak) sehingga dapat meningkatkan produktivitas karyawan
  • Cocok untuk berbagai aplikasi jenis atap

Bagaimana cara kerja Cyclone Turbine Ventilator Otomatis ?

Cyclone Turbine Ventilator Otomatis
akan berputar hanya dengan hembusan angin yang lemah sekalipun, tetapi
juga mampu menahan angin berkecepatan tinggi. Berputarnya Cyclone Turbine Ventilator juga
disebabkan karena adanya perbedaan tekanan udara di dalam dan di luar
ruangan, dimana secara alamiah udara panas di dalam ruangan akan
mengalir dan menekan keluar melalui sirip-sirip turbine dan membuat Cyclone Turbine Ventilator Otomatis berputar. Dengan demikian ada atau tidak ada angin, Cyclone Turbine Ventilator akan selalu berputar menghisap udara panas dalam ruangan.
 

Cyclone Turbine Ventilator 

 
 
Cyclone Turbine Ventilator type L-45 DF
  • Bahan : Alluminium dan Stainless Steel
  • Bearing : Full Stainless Steel, Made in Japan
  • Diameter : 45 cm = 18”
  • Dimensi : 75 x 68 x 68
  • Berat : 4,5 kg s/d 8,5 kg
  • Kapasitas Hisap : 42,39 M3/menit

 

 
Cyclone Turbine Ventilator type L-60 DF

 

  • Bahan : Alluminium dan Stainless Steel
  • Bearing : Full Stainless Steel, Made in Japan
  • Diameter : 60 cm = 24”
  • Dimensi : 100 x 86 x 86
  • Berat : 8,5 kg s/d 13,5 kg
  • Kapasitas Hisap : 75,36 M3/menit

 

 
Cyclone Turbine Ventilator type L-75 DF

 

  • Bahan : Alluminium dan Stainless Steel
  • Bearing : Full Stainless Steel, Made in Japan
  • Diameter : 75 cm = 30”
  • Dimensi : 120 x 100 x 100
  • Berat : 13,5 kg s/d 19,5 kg
  • Kapasitas Hisap : 117,75 M3/menit

 

Cyclone Turbine Ventilator type L-90 DF

  • Bahan : Alluminium dan Stainless Steel
  • Bearing : Full Stainless Steel, Made in Japan
  • Diameter : 90 cm = 36”
  • Dimensi : 140 x 130 x 130
  • Berat : 19,5 kg s/d 27,0 kg
  • Kapasitas Hisap : 169,56 M3/menit

Peralatan yang dibutuhkan:
  • Bor Listrik
  • Water Pas Ukuran 60cm
  • Meteran
  • Gunting Seng (untuk atap seng / galvalume)
  • Gerinda Potong (untuk atap asbes / genting)
  • Tang Rivet
  • Tembakan Lem
  • Mata Bor Ukuran 5 mm
  • Paku Rivet Ukuran 4 mm
  • Lem Sealent
TAHAP-TAHAP PEMASANGAN
Pemasangan di Genteng
  • Ukur sudut kemiringan pada atap
  • Gunting Cerobong menyesuaikan sudut derajat kemiringan atap
  • Tentukan posisi titik pemasangan pada atap
  • Buat lubang ukuran 55 cm2 pada titik yang akan dipasang
  • Pasang cerobong diatas lubang yang telah ada
  • Pasang Bracket / Leheran ventilator pada cerobong yang telah terpasang
  • Finishing dengan memberikan paku rivet dan lem sealent pada semua sisi bawah ventilator yang terpasang pada atap
Pemasangan di Atas Tengah Atap 
  • Ukur sudut kemiringan pada tengah atap
  • Gunting Cerobong menyesuaikan sudut tengah atap
  • Guntingan cerobong dilipat disesuaikan dengan sudut tengah atap
  • Buat lubang ukuran 55 cm2 pada tengah-tengah atap
  • Pasang cerobong diatas lubang yang telah ada
  • Pasang Bracket / Leheran ventilator pada cerobong yang telah terpasang
  • Finishing dengan memberikan paku rivet dan lem sealent pada semua sisi bawah ventilator yang terpasang pada atap
Pemasangan di Atas Tengah Atap 
  • Ukur sudut kemiringan pada tengah atap
  • Gunting Cerobong menyesuaikan sudut derajat atap
  • Buat
    lubang pada bagian bawah sisi samping cerobong, kemudian rivet alas,
    kemudian rivet alas cerobong di sisi yang telah dilubangi
  • Buat lubang di polikarbonate ukuran 50 cm2 di titik yang akan dipasang
  • Pasang
    cerobong diatas lubang yang telah ada kemudian cerobong diberi rivet di
    semua sisi, setelah itu diberi lem sealent pada semua sisi cerobong
    agar tidak bocor
  • Pasang kepala ventilator pada cerobong yang telah terpasang kemudian dirivet di semua sisi leher ventilator
  • Finishing dengan memberikan paku rivet dan lem sealent pada semua sisi bawah ventilator yang terpasang pada atap
 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator 

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Cyclone Turbine Ventilator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *